Pertamina Penyalur Tunggal BBM Bersubsidi 2008

Pertamina Penyalur Tunggal BBM Bersubsidi 2008

- detikFinance
Kamis, 27 Des 2007 10:34 WIB
Jakarta - PT Pertamina akhirnya resmi ditunjuk kembali sebagai penyalur BBM bersubsidi dalam rangka public service obligation (PSO) pada 2008. Perusahaan minyak asing seperti Petronas dan Shell tersingkir.

Penunjukkan resmi dilakukan Kepala BPH Migas Tubagus Haryono hari ini disaksikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di aula BPH Migas, Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta, Kamis (27/12/2007).

Volume BBM yang harus disalurkan sesuai kuota APBN 2008 mencapai 35.836.525 kilo liter. Terdiri dari premium 16,950 juta kilo liter, minyak tanah 7.886.525 kilo liter dan solar 11 juta kilo liter. "Itu pagu maksimalnya," kata Tubagus.

Tubagus menjelaskan, sebelumnya ada 8 badan usaha yang berminat untuk menyalurkan BBM PSO ini. Yaitu Pertamina, Petronas, AKR, Shell, Total, BP, Elnusa Petrofin dan Sigma Rancang Perdana.

Namun Elnusa dan Sigma mengundurkan diri. Setelah enam badan usaha sisanya diverifikasi secara teknis dan ekonomis, hanya 3 badan usaha yang bisa ikut dalam beauty contest. Yaitu Pertamina, AKR dan Petronas.

Tubagus menambahkan, Pertamina dipilih kembali karena secara persyaratan teknis paling memadai. Pertamina mempunyai SPBU yang sudah tersebar di Indonesia, tangki timbun yang memadai dan cadangan BBM yang bisa mengatasi kelangkaan.

Sementara AKR dan Petronas hanya unggul di salah satu sisi. Misalkan AKR yang hanya mempunyai tangki timbun tapi belum punya SPBU. Sementara Petronas lumayan unggul di jaringan SPBU.

Untuk penunjukkan penyaluran BBM PSO 2009, Tubagus memprediksi persaingan akan lebih ketat.

"Karena baik Petronas dan Shell punya target untuk mempunyai sekian ratus SPBU tahun depan. Jadi jaringan ritel mereka lebih kuat," jelasnya.
(lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads