"Ya nanti lah saya rasa laporan ke presiden dulu masak saya laporannya ke anda duluan," ujar Menkeu saat dicegat wartawan usai rapat dengan Menko Perekonomian dan Menneg BUMN di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (27/12/2007).
Penurunan defisit sebelumnya dilontarkan oleh Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam jumpa pers mengenai penunjukkan Pertamina sebagai penyalur BBM PSO di aula BPH Migas, Jakarta.
"Ada laporan yang menggembirakan dari APBN 2007 yang sebelumnya dinyatakan aman, sampai tadi malam ternyata defisitnya lebih kecil dari kabar terakhir," katanya.
Namun Purnomo tidak menyebutkan berapa penurunan defisit tersebut. "Silakan dikonfirmasi ke Menteri Keuangan. Tadi malam kita rapat sampai jam 12 malam," lanjutnya.
Kata Purnomo, penurunaan defisit itu bisa karena penerimaan yang lebih besar atau pengeluaran yang lebih kecil.
Dalam data pokok APBN-P 2007 disebutkan defisit mencapai 1,5 persen atau Rp 58,285 triliun. Sedangkan tahun 2008 defisit APBN ditetapkan sebesar 1,7% atau Rp 73,306 triliun.
(ddn/ir)











































