Demikian dikatakan Direktur Produksi Semen Padang Tresdi Arma disela-sela konferensi pers Semen Padang di Setiabudi One Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta, Kamis (27/12/2007).
"Dengan produksi 5,8 juta ton utilitas pabrik 104 persen. Kami bisa meningkatkan kapasitas produksi sampai 6 juta ton. Lebih dari itu perlu membangun pabrik baru," ungkap Tresdi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau disetujui maka akan langsung dibangun, pembangunan sendiri akan makan waktu 4 tahun, pendanaan dibiayai dari grup Semen Gresik," jelasnya.
Perseroan juga telah membangun pembangkit listrik sebagai antisipasi kebutuhan pasokan listrik untuk pabrik yang akan dilakukan, juga mengamankan pasokan listrik di pabrik yang ada. Sementara untuk pengangkutan semen di Sumatra, Semen Padang bekerjasama dengan PT Kereta Api.
Tresdi menjelaskan saat ini pangsa pasarnya di Sumatera sebesar 50-51 persen, sisanya di Jakarta, Jawa Barat dan ekspor sebesar 10 persen ke negara Asia Selatan, India, Bangladesh dan Srilanka.
Terkait harga, Tresdi menyakinkan hingga saat ini harga per sak semen padang tidak mengalami kenaikan yakni Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu.
(arn/ir)










































