Melihat kondisi tersebut, Perum Bulog merasa yakin dengan berbagai operasi yang dilancarkan untuk menstabilisasi harga seperti Operasi Pasar Khusus (OPK) dan Operasi Stabilisasi Harga Beras (OSHB) maka stok beras di masyarakat akan dilepas.
Demikian disampaikan Dirut Perum Bulog Mustafa Abubakar, usai rakor pangan di gedung Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (28/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan perhitungan Bulog, stok beras di masyarakat akibat aksi spekulasi petani tersebut mencapai 1 hingga 1,5 juta ton.
"Ini bukan hal yang berkonotasi negatif, tapi positif. Jadi pada dasarnya tidak mengganggu. Seiring dengan berbagai penyesuaian dan perkembangan operasi yang akan dilakukan Bulog dengan intensif," jelas Mustafa.
"Ketika harga di pasaran sudah turun, mereka akan segera melepas stoknya," harap Mustafa.
(dro/arn)











































