Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Ali Rosidi dalam jumpa pers, di Gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Rabu (2/1/2008).
"Yang kita lihat pasokan berkurang karena bulan Desember, menjelang libur panjang lebaran haji, natal tahun baru, Liburan panjang memicu kenaikan permintaan masyarakat secara merentak," ujarnya.
Kenaikan permintaan terjadi secara merata di seluruh daerah, akhirnya 45 kota mengalami inflasi.
"Dan ini merata tidak hanya di tempat yang terkena bencana semacam Jatim dan Jateng, di Banda Aceh juga ada kenaikan permintaan," ujarnya.
Menko Perekonomian Boediono mengatakan pemerintah akan bersiap-siap mengantisipasi gejala alam yang bisa mengganggu distribusi bahan pokok.
"Tahun ini memang basah. Jadi ada dua sisi kalau air cukup, itu bagus untuk produksi tapi kalau kelebihan itu bisa puso, bisa juga menimbulkan gangguan banjir dan gangguan distribusi," ujarnya di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta.
"Ini memang faktor alam kita harus tunggu apa yg terjadi nantinya yang pasti stok harus cukup, kita harus siap-siap saja," lanjutnya.
(ddn/qom)











































