AS Resesi, RI Alihkan 3% Ekspor Tekstil ke Amerika Latin

AS Resesi, RI Alihkan 3% Ekspor Tekstil ke Amerika Latin

- detikFinance
Rabu, 02 Jan 2008 16:07 WIB
Jakarta - Perlambatan ekonomi Amerika Serikat di tahun 2008 membuat eksportir tekstil Indonesia berancang-ancang mengalihkan pasar ekspor.

Saat ini sebagian besar ekspor yang ditujukan ke AS akan dialihkan ke Brazil, Argentina, Chili dan Kolombia karena di negara tersebut pertumbuhan konsumsi tekstil mencapai 15 persen per tahun.

Demikian dikatakan Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Benny Soetrisno saat jumpa pers di kantor API, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (2/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akan terjadi penurunan ekspor ke AS sebanyak 3 persen, akibat perlambatan itu," jelas Benny.

Namun API mengkhawatirkan ketatnya persaingan dengan tekstil asal China karena akan membuat tekstil Indonesia sulit masuk ke negara-negara tersebut. Ini mengingat produsen tekstil dari negara tirai bambu tersebut akan mengambil langkah pengalihan ekspor keluar AS.

"Kita juga berencana mengalihkan ke Afrika karena pasarnya cukup besar. Untuk tekstil instrumen dagangnya yang jalan baru di Afrika Selatan, Maroko, Tunisia, Aljazair dan Mesir. Sedangkan negara Afrika lainnya masih sulit menerima tekstil impor,"tuturnya.

Benny menjelaskan konsumsi tekstil dunia pada 2008 akan naik tipis menjadi 56,6 juta ton, dibanding tahun ini yang sebanyak 54,4 juta ton. Selama ini market share ekspor tekstil Indonesia ke AS mencapai 43%, Uni Eropa 16% dan Jepang 5%.

"Ditahun 2007 sebenarnya ada lonjakan permintaan tekstil ke AS sebesar 10%, justru Uni Eropa turun 12% dan Jepang naik 2,1 persen. Dengan demikian ekspor tahun 2007 melampaui target, yang ditargetkan US$ 10,04 miliar, ternyata akhir 2007 mencapai US$ 10,6 miliar," jelasnya. (arn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads