Demikian disampaikan ketua umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Benny Soetrisno, di kantor API, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (2/1/2008).
"Dengan adanya tambahan investasi sebesar US$ 500 juta tahun 2008, diharapkan akan mampu mendorong pertumbuhan ekspor sampai 10%," ujar Benny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan konsumsi tekstil lokal diperkirakan naik dari 1,2 juta ton menjadi 1,3 juta ton pada 2008.
"Pada 2007 pangsa pasar Indonesia pada pasar tekstil dunia sebesar 1,8% dari total nilai perdagangan sebesar US$ 546. Dengan adanya peningkatan ekspor sebesar 10%, diharapkan bisa meningkatkan pangsa pasar tekstil kita di dunia," ujar Benny.
Sementara terkait kemungkinan terjadinya zero growth energi listrik dari PLN pada 2008 sampai
akhir 2009. API menargetkan pengalihan bahan bakar menggunakan batubara dan gas menjadi prioritas pada tahun 2010.
"Untuk mengatasi kemungkinan zero growth penyediaan energi oleh PLN pada 2008 hingga akhir 2009. Sektor TPT akan melakukan diversifikasi energi ke batubara dan gas, juga membangun pembangkit sendiri," ujar Benny.
Pada tahun 2007, penggunaan energi dari PLN mencapai 7%, BBM yang menggunakan pembangkit sendiri sebesar 6%. Sementara yang menggunakan pembangkit sendiri dengan bahan bakar gas dan batubara sebesar 19%.
Pada tahun 2010 diharapkan penggunaan energi dari PLN hanya sebesar 30%, sedangkan penggunaan pembangkit sendiri dengan BBM sebesar 5%. Sementara penggunaan pembangkit dengan gas dan batubara sebesar 65%.
"Untuk itu kita mengharapkan pemerintah menjamin penyediaan sumber energi primer gas dan batubara guna mendukung industri yang melakukan diversifikasi energi," kata Benny.
(dro/arn)











































