Hah! Harga Ikan Laut Melonjak 75%

Hah! Harga Ikan Laut Melonjak 75%

- detikFinance
Jumat, 04 Jan 2008 13:01 WIB
Yogyakarta - Akibat cuaca buruk dalam dua pekan terakhir, harga ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Yogyakarta melonjak hingga 75 persen. Beberapa jenis ikan laut segar seperti bawal, cakalang, tongkol danย  cumi-cumi sulit dijumpai di pasaran.

Pasokan ikan segar dari nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pati, Rembang, Jepara, Semarang maupun Cilacap menurun drastis. Sejak akhir Desember 2007, saat cuaca buruk banyak nelayan di pantura dan pantai selatan Jawa yang tidak bisa melaut secara normal.

"Sudah lebih dari seminggu pasokan ikan laut segar dari Semarang ke Yogyakarta menurun drastis hingga 50 persen dari hari biasanya," kata Sri Astuti pedagang ikan laut di Pasar Pathuk Yogyakarta, Jumat (4/1/2008).

Menurut dia, dalam kondisi normal tiap hari menerima pasokan ikan segar dari pantura lebih 200 kg ikan laut berbagai jenis. Sejak awal tahun 2008, turun hanya 100-an kg. Saat itu tidak semua jenis ikan tersedia di pasaran.

Pedagang ikan dari Pati dan Rembang tidak banyak yang menyetor hingga wilayah selatan. Stok sudah habis untuk mencukupi wilayah Semarang dan sekitarnya.

"Pasokan sedikit, harga di pedagang kecil di pasaran bisa naik hingga 75 persen," kata dia.

Demikian pula dengan pasokan dari nelayan Purworejo, Kebumen dan Cilacap saat ini juga tidak banyak beredar di Yogyakarta. Demikian pula pasokan ikan dari Pantai Sadeng Gunungkidul juga tidak dijumpai dipasaran.

"Kalau lobster atau ikan jenis tongkol, tengiri mungkin masih ada yang dari Gunungkidul, tapi terbatas. Sebagian besar ikan di Yogya dari pantura," katanya.

Menurut dia, ikan jenis tongkol biasanya dijual dengan harga Rp 10 ribu/kilogram, saat ini naik menjadi Rp 14 ribu/kg. Sedang ikan jenis bawal dan cakalang dari Rp 10 ribu dan Rp 12 ribu/kg, naik menjadi Rp 15 ribu dan Rp 17 ribu/kg.

Udang kelas satu kata dia juga naik dari Rp 20 ribu/kg menjadi Rp 30 ribu. Sedang jenis lobster dari Rp 40 ribu/kg naik menjadi Rp 55 ribu/kg. Untuk cumi-cumi dari Rp 15 ribu menjadi Rp 21 ribu/kg.

Sementara itu secara terpisah, pedagang ikan asin di Pasar Beringharjo, Suharyati mengatakan selama musim penghujan itu pasokan ikan asin dari Bonang Rembang juga mengalami penurunan. Persedian yang dimiliki para pedagang atau stok ikan asin tahun lalu sebelum musim penghujan.

"Hampir pasti dua bulan ke depan hingga Maret, pasokan ikan asin jenis teri, layur, terasi dan jambal akan turun," katanya.

(bgs/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads