Minah Langka Karena Libur Panjang

Minah Langka Karena Libur Panjang

- detikFinance
Jumat, 04 Jan 2008 15:01 WIB
Jakarta - Di sejumlah daerah terjadi kelangkaan minyak tanah (minah) yang menyebabkan harganya ikut melangit. Kelangkaan minah itu ternyata dipicu oleh libur panjang akhir tahun.

Libur panjang selama Idul Adha, Natal dan Tahun Baru telah menyebabkan kenaikan permintaan minah, sehingga persediaan di pangkalan terserap lebih cepat dari rencana.

Selain itu, selama libur panjang hampir seluruh bank libur operasi. Para agen mengalami keterlambangan dalam menebus DO minyak tanah dari Pertamina.

"Telah terjadi panic buying yang dilakukan oleh masyarakat karena kekhawatiran adanya isu kenaikan harga, kurangnya pasokan dll yang tidak jelas sumbernya," jelas BPH Migas dalam siaran, Jumat (4/1/2008).

BPH Migas juga menjelaskan, kelangkaan minah juga disebabkan karena masyarakat di sejumlah daerah yang telah diminta melakukan konversi belum sepenuhnya beralih ke gas elpiji. Sehingga mereka pun mencari minyak tanah ke daerah-daerah yang belum dikonversi, sehingga mengurangi pasokan ke wilayah tersebut.

Untuk mengatasinya, BPH Migas akan menjalin kerjasama dengan Pertamina. BPH Migas juga telah menurunkan tim untuk meninjau langsung daerah-daerah yang terjadi antrean minah untuk menenangkan masyarakat sekaligus menindak apabila terjadi penyalahgunaan. "BPH Migas telah mendapatkan jaminan dari Pertamina yang akan melakukan dropping secara selektif terhadap daerah-daerah yang masih terjadi antrean," demikian penjelasan dari BPH Migas.



(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads