"Sampai 3 Januari 2008, sawah yang kena banjir 107.206 hektar dan puso 29.772 hektar," kata Mentan Anton Apriyantono dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (4/1/2007).
Menurut dia, sawah yang paling banyak terendam ada di Jawa Tengah dan puso baru terjadi jika sawah terendam lebih dari seminggu. Namun jumlah ini masih lebih kecil dari pada periode yang sama tahun lalu.
"Pada 2006 yang terendam 127.557 hektar dan puso 51.326 hektar," lanjutnya.
Jumlah ini pun masih lebih kecil dari rata-rata lima tahun yaitu 162.890 hektar sawah terendam dan 45.417 hektar sawah yang puso.
"Disimpulkan untuk sementara tidak mengganggu produksi," cetusnya.
Untuk 2008, Anton mengatakan pemerintah menargetkan peningkatan produksi beras sebesar 5 persen. "Targetnya paling tidak 60-61 juta ton gabah kering giling," pungkasnya. (fay/qom)











































