Demikian disampaikan Dirjen Perhubungan Udara Budhi M Suyitno dalam silahturahmi dengan wartawan di Kantor Departemen Perhubungan, Jakarta, Jumat (4/1/2008).
"Ada Eagle air yang mau masuk full service pertengahan tahun," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Budhi, Aircraft Operator Certificate (AOC) untuk pesawat Eagle Air sudah diproses. Eagle Air rencananya akan menyewa pesawat jenis Bombardier CRT 900.
Selain Eagle Air, ada satu lagi maskapai baru. Sementara maskapai lainnya merupakan pindahan dari penerbangan carter ke reguler. Namun Budhi enggan membocorkan maskapainya.
Saat ini, baru Garuda Indonesia yang menerapkan full service, padahal di Indonesia setidaknya butuh 3-4 maskapai full service. Untuk pengadaan pesawat pada 2008 sampai 2011, diperkirakan akan ada penambahan 250 pesawat yang masuk ke Indonesia dengan nilai US$ 5 miliar.
"Jumlah ini naik dua kali dari sebelumnya," tambahnya.
Sedangkan untuk pengembangaan maskapai low cost carier (LCC), Budhi mengaku Indonesia mengacu ke negara tetangga kita,Malaysia. Ia memprediksi maskapai LCC ini tidak akan bertahan lama.
"Karena marjin profitnya kecil, hanya cocok untuk jarak pendek," tandasnya. (lih/qom)











































