Dekom PLN Rapatkan Nasib Direksi

2 Pembangkit di Ujung Tanduk

Dekom PLN Rapatkan Nasib Direksi

- detikFinance
Jumat, 04 Jan 2008 19:57 WIB
Jakarta - Dewan Komisaris PLN tengah membahas siapa pejabat yang bertanggung jawab atas kurangnya pasokan batubara untuk dua pembangkit PLN hingga menyebabkan satu PLTU berhenti total, sementara PLTU lainnya beroperasi tertatih-tatih.

Komisaris Utama PLN Al Hilal Hamdi membenarkan kalau Menneg BUMN Sofyan Djalil meminta Dewan Komisaris PLN mencari tahu mengenai masalah tersebut.

"Ya benar, dan kita sedang membahasnya," katanya ketika dihubungi detikFinance, Jumat (4/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga pukul 19.40 WIB, komisaris PLN dikabarkan masih belum selesai membahas hal tersebut.

Sebelumnya Sofyan Djalil meminta komisaris PLN untuk mencari direksi yang bertanggung jawab. Dan jika terbukti bersalah, paling tidak satu direksi akan diberhentikan.

"Kita sudah instruksikan komisaris PLN untuk ambil tindakan kepada direksi yang paling bertanggungjawab, tehadap persediaan PLTU Tanjung Jati. Kalau ada yang bersalah secara sah, kita berhentikan. Paling sedikit satu," tegas Sofyan Djalil saat ditemui di kantornya.

Pembangkit PLN yang berhenti beroperasi adalah PLTU Cilacap sejak kemarin dan yang beroperasi setengah adalah PLTU Tanjung Jati B. Jika dua pembangkit besar ini berhenti total hingga minggu ketiga Januari, Sistem Jawa Bali akan terancam defisit untuk kesekian kalinya.

(lih/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads