Β
Dirut Pertamina EP Cepu Hestu Bagiyo S ketika ditemui di Departemen ESDM menjelaskan, sebenarnya kegiatan pengeboran di lapangan ini tidak pernah berhenti total.
Β
"Lokasinya sendiri tidak kena banjir, hanya pasokan distribusinya sempat terhambat. Seperti semen dan alat-alat material untuk ngebor," katanya, Senin (7/1/2008).
Dirut Pertamina Ari Soemarno sebelumnya mengungkapkan, operasional sebagian Blok Cepu sempat terhalang karena banjir yang menenggelamkan wilayah Bojonegoro.
Saat ini Pertamina dan Exxon sebagai operator di Banyu Urip sedang melakukan pengeboran sumur A3. Setelah sebelumnya mendapat hasil memuaskan di sumur A4, pengeboran sumur A5 akan dilakukan pada Februari 2008.
Β
"Sumur A4 kita sudah selesai duluan, hasilnya bagus. Sekarang sedang mengerjakan A3, dan selanjutnya A5 pada Februari," jelasnya.
Β
Ia mengaku optimis target produksi pada akhir 2008 akan tercapai sebesar 20.000 barel per hari. Apalagi, sudah ada kepastian mengenai kilang untuk pengolahan minyak yang dihasilkan.
Β
"Kilangnya akan datang sekitar bulan Oktober," katanya.
Β
Ada dua unit kilang yang akan digunakan dengan kapasitas masing-masing 3.000 barel per hari.
Β
Sementara untuk pembebasan lahan, ia masih berharap bisa mengambil alih kewenangan pembebasan lahan dari Exxon.
(lih/qom)











































