"Presiden minta para menteri fokus pada tugas utama masing-masing meski irama politik makin kuat. Para menteri harus mengelola perekonomian nasional dengan baik," kata Menko Perekonomian Boediono, usai sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (7/1/2008).
Menurutnya, Presiden menyampaikan hal itu karena terdapat terdapat sejumlah anggota Kabinet Indonesia Bersatu yang merangkap jabatan sebagai petinggi di partai politik. Bahkan Wapres Jusuf Kalla adalah Ketum Partai Golkar.
Di dalam jajaran tim ekonomi terdapat sejumlah menteri ekonomi yang berlatar belakang politikus. Mereka adalah Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta (Golkar), Menakertrans Erman Suparno (PKB), Menkop UKM Suryadharma Ali (PPP) dan Menperin Fahmi Idris (Golkar).
Menko Perekonomian memastikan, tim yang ia pimpin akan tetap memegang teguh komitmen pada saat menyatakan kesediaannya menjadi seorang menteri. Yaitu meningkatkan kinerja dan pertumbuhan ekonomi nasional hingga akhir masa jabatan.
"Tim ekonomi tetap bagus. Tidak terpengaruh hal-hal di luar tugas utama. Kita lebih mengutamakan kepentingan rakyat. Kita akan kerja penuh untuk menyelesaikan tugas," tegas Budiono. (lh/qom)











































