"Untuk 2008, kita sudah memilih 80 kabupaten untuk dikembangkan. Mereka dipilih karena sudah memiliki basis sentra IKM yang potensial untuk dikembangkan ke pasar yang lebih luas," kata Dirjen IKM, Fauzi Azis, di kantornya, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (7/1/2008).
Contoh daerah yang dipilih antara lain Gowa dengan sirup markisa, Pekalongan dengan batik, Sumedang dengan mebel kayu, Sumbawa dengan rumput laut, Sidoarjo dengan tas dan koper, Magetan dengan kulit, dan sebagainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengembangkan sektor industri kecil dan menengah (IKM), depperin anggarkan Rp 58,1 milliar pada tahun 2008 untuk peralatan dan pelatihan. (dro/ir)










































