"Hero itukan punya segmen pasarnya sendiri, jadi rencana akuisisi Alfa oleh Carrefour tidak berpengaruh signifikan," ujar Corperate Secretary Hero Vivien Goh usai jumpa pers Aprindo di Raja's Cafe, Senayan City, Jakarta, Selasa (8/1/2008).
Namun, ia melanjutkan, persaingan ritel saat ini sangat ketat, sehingga membutuhkan program-program marketing yang inovatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan adanya perpres tersebut, jadi ada kepastian usaha. Dan Hero tentu akan melakukan penyesuaian untuk ke depannya, karena biasanya kan kita terintegrasi dengan mal-mal," terang Vivien.
Saat dihubungi secara terpisah, Presiden Komisaris Alfa Djoko Susanto mengungkapkan hingga saat ini negosiasi lanjutan antara Carrefour dan Alfa yang dijadwalkan tanggal 6 Januari 2008 terpaksa diundur karena masih nuansa liburan.
"Yang pasti akhir Januari ini sudah ada keputusan, sekarang belum ada negosiasi lanjutan karena masih liburan," jelas Djoko.
Sementara itu, Ketua Aprindo Handaka santosa menyatakan akuisisi Alfa oleh Carrefour sebelum diberlakukannya perpres pasar modern adalah sebagai langkah antisipasi Carrefour agar tidak melanggar isi perpres tersebut. Apabila ternyata dalam perpres tersebut investor asing dilarang masuk ke skala supermarket.
"Memang akuisisi itu di satu sisi merupakan salah satu langkah antisipasi Carrefour jika perpres pasar modern diberlakukan," ungkap Handaka.
(dro/arn)











































