Sosok Sadli di Mata Juniornya

Sosok Sadli di Mata Juniornya

- detikFinance
Rabu, 09 Jan 2008 10:31 WIB
Sosok Sadli di Mata Juniornya
Jakarta - Profesor Sadli telah menghadap ke pemilik hidup di usianya ke-85 tahun. Sosok rendah hati ini telah meninggalkan kesan mendalam buat para junior dan kerabatnya.

Jadi tak heran jika banyak kalangan kehilangan ekonom yang suka bicara ceplas-ceplos itu. Sadli wafat pada Selasa 8 Januari pukul 23.30 WIB karena sakit.

Seperti pantauan detikFinance banyak kerabat dan kiriman bunga yang memenuhi rumah mantan arsitek ekonomi orde baru itu di Jalan Brawijaya IV/24, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ekonom muda Mirza Adityaswara bercerita pengalamannya ketika diajar oleh guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu. "Kalau ngajar itu pakaiannya tidak formal selalu cerah, kalau ngajar bagus," kata Mirza.

Menurutnya, Prof Sadli merupakan salah satu ekonom yang rajin menulis hingga usianya sudah lanjut dan tetap rajin mengkritik.

"Jadi jangan cuma ketika masih muda dan menjabat saja, pada usia lanjut pun kita harus concern demi kemajuan negara ini," ujar Mirza..

Mirza mengaku mendapat mata kuliah perekonomian Indonesia pada tahun 1987 di FE UI. Mata kuliah perekonomian Indonesia itu wajib diikuti semua mahasiswa di FE UI.

Sementara Ketua Kadin MS Hidayat mengatakan, Prof Sadli merupakan Kepala BKPM yang pertama. "Dia yang menyaring pertama kali investasi asing," tuturnya.

Sadli selalu hadir dalam forum yang diadakan Kadin. Terakhir dalam diskusi ekonomi tiga bulan lalu di Graha Niaga, Jakarta.

"Dia pernah menanyakan siapa tim ekonomi ahli Kadin. Saya sebut Faisal Basri, dia bilang bagus harus cari yang independen supaya efektif," kata Hidayat.

Sadli menurut Hidayat meminta Kadin agar lebih berperan dan mendorong pemerintah untuk menggerakkan sektor riil. Hidayat mengenang Sadli sebegai orang yang sangat produktif selama hidupnya.

Menneg Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar juga punya pandangan tersendiri soal Sadli. Rahmat mengatakan selama menjabat menteri ekonomi beberapa pihak memang menilai kebijakan yang diambil Sadli kontroversial karena diangap condong ke Washington atau mafia Berkeley. Tapi pengalaman ekonomi Sadli yang sangat kaya menurutnya harus tetap dilanjutkan.

Sejumlah pihak yang sudah melayat ke kediaman Sadli adalah Menhan Juwono Sudarsono, dan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.

Almarhum Sadli akan dimakamkan di TMP Kalibata pukul 13.00 WIB dan berangkat dari rumah duka pukul 12.30 WIB.

(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads