"Kalau dibanding China dan yang lainnya, kita gak liberal. Modal asing yang masuk ke China berapa puluh kali lipat dari yang masuk ke kita," ujar Menko Perekonomian Boediono, di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (9/1/2008).
Menurut Boediono, daftar negatif investasi adalah dokumen yang dinamis yang bisa dikaji setiap saat tergantung kebutuhan. Sesuai peraturan maka daftar tersebut berubah setiap 3 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat sesuai kebutuhan jangan dipatok 1-2 tahun, kalau tidak dibutuhkan ya 2-3 tahun kalau ada perkembangan, kan ekonomi dalam negeri dan dunia itu makin cepat. Jadi kita harus siap," tambahnya.
Boediono menjelaskan, inti dari revisi DNI ini adalah memberikan klarifikasi terhadap beberapa hal, termasuk beberapa jenis usaha yang boleh dimiliki asing. (ddn/arn)











































