Harga Emas Tembus US$ 900, Diprediksi Terus Naik

Harga Emas Tembus US$ 900, Diprediksi Terus Naik

- detikFinance
Sabtu, 12 Jan 2008 10:33 WIB
New York - Harga emas akhirnya mencetak rekor dengan menembus level psikologis US$ 900 per ounce. Kenaikan harga emas diperkirakan belum akan terhenti.

Pada perdagangan Jumat (11/1/2008) di New York, harga emas menembus US$ 900 per ounce untuk pertama kalinya, yang dipicu oleh terus merosotnya kembali dolar AS. Harga emas di New York Merchantile Exchange menembus US$ 900,10 per ounce.

Pada perdagangan di London Bullion Market sebelumnya, harga emas sempat mencapai US$ 897,90 sebelum akhirnya surut ke level US$ 895,56 per ounce.

Para pialang terus berburu emas yang dianggap sebagai tempat investasi paling menggiurkan saat ini menyusul merosotnya dolar AS. Mata uang itu semakin merosot setelah Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke mensinyalkan penurunan suku bunga AS dalam pertemuan dua hari yang akan dilaksanakan akhir Januari 2008.

Pelemahan dolar AS itu membuat emas yang diperdagangkan dengan denominasi dolar AS menjadi semakin murah. Harga emas tercatat mengalami lonjakan tajam di era tahun 1970-an.

"Investasi emas sat ini didorong oleh berbagai faktor termasuk status 'safe-haven', kecemasan soal outlook dolar AS dan ketakutan ekonomi," ujar Dan Smith, analis logal dari Standard Chartered seperti dikutip dari AFP, Sabtu (12/1/2008).

Ia memperkirakan harga emas akan menembus lagi US$ 950 atau bahkan US$ 1.000 selama tahun 2008. Ia menambahkan, harga emas akan berkonsolidasi selama semester I-2008 sebelum akhirnya menembus rekor tertinggi di kisaran US$ 950 pada kuartal IV-2008.

"Dengan melihat keprihatinan soal pertumbuhan ekonomi AS, maka logam berharga kemungkinan akan menjadi komoditas favorit investor," tambahnya.
(qom/ard)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads