"Kebijakan yang diambil masih akan fokus soal moneter. Bagaimana menekan defisit APBN. Bukan bagaimana agar rakyatnya dapat pekerjaan atau agar kebutuhan pokok lebih terjangkau," ujar ekonom Econith Hendri Saparini dalam jumpa pers di kantor Econith, Tebet, Jakarta, Minggu (13/1/2008).
Hendri membenarkan bahwa kebijakan itu akan membuat banyak investor asing yang masuk menanamkan modalnya di Indonesia. Namun tenaga kerja Indonesia sebagian besar minim keahlian membuat investor itu memilih menggunakan tenaga kerja asing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di sektor industri, kenaikan bahan baku seperti tepung terigu, kedelai, minyak goreng, dan margarin telah membuat banyak perusahaan gulung tikar.
Apalagi ditambah kenaikan harga bahan bakar seperti BBM dan gas, beban sektor industri bertambah berat.
(lih/arn)











































