Pengangguran Bertambah, Pemerintah Malah Sibuk Urus APBN

Pengangguran Bertambah, Pemerintah Malah Sibuk Urus APBN

- detikFinance
Minggu, 13 Jan 2008 14:53 WIB
Jakarta - Pemerintah dinilai hanya sibuk mengurusi anggaran negara dengan menerbitkan berbagai kebijakan konvensional. Padahal seharusnya pemerintah fokus mengatasi jumlah pengangguran yang terus bertambah, akibat banyaknya perusahaan yang bangkrut.

"Kebijakan yang diambil masih akan fokus soal moneter. Bagaimana menekan defisit APBN. Bukan bagaimana agar rakyatnya dapat pekerjaan atau agar kebutuhan pokok lebih terjangkau," ujar ekonom Econith Hendri Saparini dalam jumpa pers di kantor Econith, Tebet, Jakarta, Minggu (13/1/2008).

Hendri membenarkan bahwa kebijakan itu akan membuat banyak investor asing yang masuk menanamkan modalnya di Indonesia. Namun tenaga kerja Indonesia sebagian besar minim keahlian membuat investor itu memilih menggunakan tenaga kerja asing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ujung-ujungnya mereka akan tetap pakai tenaga asing. Dan pengangguran kita bisa makin banyak," ujarnya.

Sementara di sektor industri, kenaikan bahan baku seperti tepung terigu, kedelai, minyak goreng, dan margarin telah membuat banyak perusahaan gulung tikar.

Apalagi ditambah kenaikan harga bahan bakar seperti BBM dan gas, beban sektor industri bertambah berat.

(lih/arn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads