Â
"Barangkali turun. Tapi paling 1 persen," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal usai jumpa pers di kantor Departemen ESDM, Jakarta, Senin (14/1/2008).
Â
Penurunan ini, menurutnya karena harga minyak dunia yang juga cenderung turun. Seperti diketahui, jika dibandingkan dengan harga minyak Desember 2007, harga minyak dunia pada Januari 2008 sudah cenderung turun. Meski sempat menembus US$ 100 per barel, namun harga minyak juga cepat surut dan kini di kisaran US$ 92 per barel.
Â
Pertamina memang mengubah mekanisme penyesuaian harga BBM non subsidi menjadi dua minggu sekali. Baik untuk yang industri ataupun BBM keekonomian. (lih/qom)











































