bagian Utara. Dengan masuknya pembangkit ini, diharapkan defisit listrik di Sumatera bagian Utara yang mencapai 130-140 MW bisa selesai.
Pembangkit itu adalah PLTG 1x112 MW yang akan dibangun PT Menamas-Betasurya-Saktimas. Nilai kontrak PLTGU yang berlokasi di Sicanang, Belawan, Medan ini mencapai Rp 827 miliar dan rencananya beroperasi April 2008.
Meski pembangkit dirancang bertenaga gas, pembangkit ini akan digerakkan dengan
menggunakan BBM jenis HSD (high speed diesel).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pakai gas," ujar Pelaksana Tugas Direktur Pembangkit dan Energi Primer PLN Fahmi
Mochtar.
Ia menyampaikannya disela-sela penandatanganan empat kontrak pembangunan pembangkit di kantor pusat PLN, Jakarta, Senin (14/1/2008).
Selain pembangkit itu, ada tiga unit pembangkit yang kontrak pembangunannya sudah
diteken November 2007. Dan diharapkan bisa beroperasi Januari 2008 yaitu satu unit PLTG 1x11,86 MW yang dibangun Indo Trubine-Medco senilai Rp 123 miliar, satu unit PLTG 1x21,46 MW dengan PT Imeco-Indonesia Power senilai Rp 271 miliar, satu unit PLTG 1x34 dengan PT Barata-Inpar-PT Wahana senilai Rp 311 miliar.
Tak hanya pembangkit, PLN juga menggerakkan genset berkapasitas 50x100 kW dan 100x50 kW yang dioperasikan PLN cabang se Sumatera Utara.
Kontraknya sudah ditandatangan dengan PT Bumiloka pada Oktober 2007 senilai Rp 37,9 miliar. Genset tersebut sudah beroperasi sejak November 2007. (lih/ir)











































