JK-Mentan Ngerumpi Kedelai

JK-Mentan Ngerumpi Kedelai

- detikFinance
Selasa, 15 Jan 2008 13:22 WIB
Jakarta - Masalah kedelai yang bikin langka tahu tempe kini menjadi obrolan seru. Mulai dari rakyat biasa hingga wakil presiden membicarakannya.

Disela-sela rapat koordinasi yang membahas ketahanan pangan yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di gedung deptan, Jalan RM Harsono Ragunan, Jakarta, Selasa (15/1/2008) terdengar obrolan seru antara Wapres Jusuf Kalla dan Menteri Pertanian Anton Apriantono.

JK yang tidak punya latar belakang pertanian nampak fasih bicara soal kedelai. Menurut JK wajar jika tanaman kedelai susah dikembangkan di Indonesia karena biaya produksi yang lebih mahal dibanding jagung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut petikan obrolan JK dan Mentan:JK: Perlu Rp 8 juta per hektar kebun kedelai, biaya produksi Rp 4-5 juta per hektar. Petani dapat jagung minimal 6 ton, kali Rp 2.000/kg sama dengan Rp 12 juta. Ongkos jagung kurang lebih sama dengan kedelai. Kalau orang menanam kedelai Rp 3,5 juta kalau jagung dia dapat 8 jutaMentan: Bapak bayangkan harga lama bisa dapat Rp 4 juta.

JK: Jadi memang susah kembangkan kedelai di Indonesia
Mentan: Sekarang pak jadi proses produksi 13 ton per hektar, tetap saja kalah kedelai dengan jagung, hasilnya dia bisa dapat 8 ton.

JK: Kapasitas produksi jagung bisa ditingkatkan?
Mentan: Bisa pak sampai 13 ton per hektar.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads