Para turis terutama dari Singapura dan Thailand bakal dilarang untuk membawa pulang sembako khususnya gula dan terigu. Larangan itu akan dikeluarkan menyusul ancaman kekurangan stok sembako di Malaysia.
"Saat ini kami telah mengeluarkan larangan membawa minyak goreng keluar dari negara ini, namun kami akan merekomendasikan item bahan makanan lain dimasukkan dalam daftar larangan itu," ujar Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Hubungan Konsumen Malaysia, Shafie Afdal seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/1/2008).
Turis dari dua negara tetangga yakni Singapura dan Thailand biasanya pergi ke Malaysia untuk sekedar mengisi BBM ataupun belanja sembako karena harganya yang lebih murah.
Malaysia tercatat memberikan subsidi yang cukup besar untuk 21 item makanan seperti gula, susu, garam, tepung terigu dan tepung beras.
Shafie mengatakan, pihaknya telah memeriksa sekitar 9.000 pebisnis diseluruh negara untuk mengetahui penyelundupan minyak goreng. Ia mengatakan, sejauh ini telah menyita sekitar 22.400 kilo minyak goreng seharga US$ 17.800 selama operasi tersebut.
Kenaikan harga-harga sembako kini menjadi isu yang sensitif di Malaysia. Pemerintahan negeri Jiran itu terus berupaya untuk mengatasi krisis sembako menjelang pemilu tahun 2009.
(qom/ir)











































