Jakarta - Risiko kredit macet karena nasabah tidak mampu membayar seperti yang terjadi di AS dengan
subprime mortgage bisa terjadi pada kredit motor.
Kredit motor di Indonesia dengan DP 0 persen saat ini dinilai situasinya sudah mirip seperti kejadian kasus
subprime di AS.
Pengamat ekonomi Rizal Ramli mengatakan maraknya kredit motor sudah mengarah kepada risiko terjadinya
subprime lending.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bayangkan dengan DP 0 persen saja sudah bisa dapat motor, ini situasinya mirip seperti di AS," kata Rizal dalam seminar Economic Outlook 2008 di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (16/1/2008).Di AS orang-orang yang tidak punya jaminan bisa membeli rumah. Namun ketika banyak nasabah tidak mampu membayar cicilan terjadilah krisis
subprime mortgage.Rizal menyayangkan jika kini banyak bank-bank yang berlomba membeli perusahaan pembiayaan karena situasi saat ini dinilai tidak tepat.
"Karena itu saya menilai keputusan Bank Mandiri membeli multifinance senilai Rp 1 triliun bukan keputusan yang tepat di tengah situasi seperti ini," tuturnya.
(dnl/ir)