"Meski musibah banjir, kita optimis tidak perlu impor. Kita penuh harap," kata Dirut Perum Bulog Mustafa Abubakar dalam diskusi antisipasi ancaman pangan 2008 di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (17/1/2008).
Mustafa mengatakan, saat ini stok beras di Bulog mencapai 1,7 juta ton. Jumlah ini meningkat 5 kali lipat dibanding awal 2007 yang mencapai 300 ribu ton.
Mustafa mengatakan, peningkatan ini dapat dicapai berkat kerjasama dengan LSM pertanian dan pemerintah daerah setempat.
"Keberhasilan Bulog ini tidak boleh menjadi kelengahan karena terlalu. Untuk itu Presiden SBY mengingatkan Bulog untuk membuat pengamanan yg berlapis," ujarnya.
Mustafa menambahkan, Malaysia mengharapkan Indonesia bisa mencapai swasembada beras seperti tahun-tahun sebelumnya. Negeri jiran itu berharap dapat mengimpor beras dari Indonesia.
Untuk itu, Bulog menargetkan harga beras Indonesia bisa sama dengan harga beras di dunia pada akhir tahun 2008. Sehingga bila memiliki kelebihan Indonesia dapat swasembada beras dan mengekspornya pada 2009. (ken/arn)











































