Harga Tahu Tempe Naik 10-25%

Harga Tahu Tempe Naik 10-25%

- detikFinance
Kamis, 17 Jan 2008 13:27 WIB
Jakarta - Produsen tahu tempe kini sudah mulai berproduksi lagi pasca mogok selama 3 hari. Tapi kemunculan tahu tempe di pasaran itu kini sudah memakai harga baru.  

"Untungnya setelah kita demo harga kedelai tidak naik lagi tetep di Rp 7.500 per kg. Berdasarkan kesepakatan setelah mogok kita menyesuaikan harga naik 10-25%," ungkap Handoko Mulyo Pengusrus Koperasi Tahu Tempe Indonesia dalam perbincangannya dengan detikFinance, Jakarta, Kamis (17/1/2008).

Menurutnya, setelah demo besar-besaran Senin lalu (14/1/2008), seharusnya pembeli sudah bisa mengerti kenaikan harga tahu tempe karena keadaan para produsen yang tercekik akibat tingginya harga kedelai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Handoko menjelaskan, harga baru untuk tahu dari Rp 15 ribu per papan menjadi Rp 16.500, tahu goreng Rp 200 satuan menjadi Rp 250, tahu kuning dari Rp 300 menjadi Rp 350, tahu Cina dari Rp 1.400 menjadi Rp 1.600, tempe dari Rp 2.000 per potong menjadi Rp 2.500, tahu persegi Rp 1500 menjadi Rp 2.000.

Handoko mengaku puas dengan respons pemerintah setelah Presiden SBY turun
tangan langsung menangani kisruh kedelai ini diantaranya dengan penurunan bea masuk kedelai. Pemerintah juga menyiapkan stok kedelai dengan Bulog sebagai pengimpor, dan swasembada kedelai nasional.

"Idealnya harga kedelai turun jadi Rp 4 ribu-Rp 5 ribu per kg, kalau cuma bea masuk tidak signifikan. Seharusnya pemerintah punya stok, kalau sewaktu-waktu kita dipermainkan oleh importir swasta itu stok dikeluarkan," katanya.

"Kita berharap permintaan kami jangan di petieskan, kami berterimakasih permintaan kami dipenuhi meski belum signifikan menurunkan harga kedelai," ujarnya. (arn/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads