Pemda Harus Adil Soal Zonasi Pasar Modern dan Tradisional

Pemda Harus Adil Soal Zonasi Pasar Modern dan Tradisional

- detikFinance
Kamis, 17 Jan 2008 18:03 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pemerintah daerah ((pemda) membuat zonasi pengaturan pasar yang adil. Pasalnya, berbagai pihak menuding pemda tidak adil dalam pengaturan lokasi pasar modern dan pasar tradisional.

"Pak JK mengatakan dengan adanya otonomi daerah agak sulit mengatur aturan di daerah. Jadi Pemerintah pusat hanya mengarahkan dan membuat koridor-koridor. Tetapi pemda yang harus buat aturan lebih sesuai, untuk kebutuhan pemda sendiri," Ketua Persatuan Pengusaha Kosmetik Indonesia (Perkosmi), Toni Brantajaya usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (17/1/2008).

Di sisi lain, Wapres juga meminta pedagang tradisional untuk berbenah sehingga mampu berkompetisi dengan pasar modern.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Indonesia (APPSI), Ngadiran menilai zonasi sekarang justru makin tidak jelas. Pedagang Pasar tidak puas atas penetapan zonasi ini.

Apalagi, kini Perda Jakarta mengenai jarak sejauh 2,5 KM antara pasar tradisional dan pasar modern, telah dilangga pemda dengan memberikan izin pasar tradisional berdekatan dengan pasar tradisional.

"Tetapi faktanya, 48 pasar tradisional di Jakarta yang bersinggungan pasar modern, sekarang makin tidak jelas," kata Ngadiran.

(ken/arn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads