Produsen Tempe di Medan Gulung Tikar

Produsen Tempe di Medan Gulung Tikar

- detikFinance
Jumat, 18 Jan 2008 14:46 WIB
Medan - Sejumlah produsen tempe di Medan terpaksa gulung tikar dalam 2 bulan terakhir. Akibat, kenaikan harga kedelai diatas 100%. Bahkan di Medan telah terjadi kelangkaan kedelai.

"Usaha kami stop dulu karena harga kedelei naik. Kalau diteruskan tidak untung, tapi malah rugi." kata pembuat tempe Sandi (26 tahun) kepada wartawan, Jumat (18/1/2008).

Sandi, merupakan salah satu produsen tempe di sentra tempe di jalan Subur, Desa Manunggal, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sandi, harga kedelai awalnya hanya Rp 3.000 per kg, namun kini melambung menjadi Rp 7.500 per kg. Dampaknya Sandi terpaksa merumahkan karyawannya untuk sementara waktu.

"Sedih juga lihat mereka. Tapi apa boleh buat. Kita cuma produksi dua karung tiap hari. Itu pun untuk kios sekitar rumah," papar Sandi.

Sebelumnya, dalam sehari perusahaan tempe milik Sandi menghabiskan 300 kg bungkil kedelai dan mempekerjakan 6 orang karyawan. (rul/arn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads