Demikian dikatakan oleh Menneg BUMN Sofyan Djalil dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/1/2008).
"Meskipun Garuda kinerjanya sudah membaik di tahun ini bahkan sudah mulai untung, tapi tidak mungkin Garuda go public tahun ini, mungkin tahun depan atau 2 tahun lagi," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam daftar yang diajukan ke DPR, Kementerian BUMN mengajukan 37 nama perusahaan BUMN yang akan diprivatisasi dan restrukturisasi di tahun 2008. Nama Garuda tidak termasuk didalamnya. (dnl/ir)











































