Pembelian Bibit Kedelai Serahkan Saja ke Daerah

Pembelian Bibit Kedelai Serahkan Saja ke Daerah

- detikFinance
Senin, 21 Jan 2008 17:39 WIB
Yogyakarta - Carut marut kedelai hanya bisa ditangani apabila pemerintah pusat menyerahkan urusan pembelian bibit kedelai ke daerah. Pasalnya, pemerintah pusat sudah dianggap tidak mampu mengurusi.

"Itu artinya manajemen pengolahan pangan dari Departemen Pertanian dan Pemerintah Pusat tak bagus," kata Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad di Gedung Radyo Suyoso Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (21/1/2008).

Fadel meminta pembelian bibit-bibit seharusnya tidak ditangani oleh pemerintah pusat. Namun pembelian dan pengadaan bibit pertanian itu diberikan ke daerah saja. Sebab bila semua ditangani pemerintah, bila terjadi masalah pasti akan terlambat penanganannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berikan saja uang pembelian bibit atau benih itu kepada daerah. Dengan kata lain lepaskan saja, biar daerah untuk mengatur hal-hal seperti. Beri kesempatan pada daerah. Tidak semua yang beli oleh pusat dan biar diatur daerah, pasti lebih maju," ujar doktor lulusan Universitas Gadjah Mada itu.

Menurutnya, meski kedelai bukan tanaman asli tropis, seharusnya pemerintah berani melakukan terobosan dengan membuat lahan-lahan penanaman kedelai di berbagai daerah. Sebab tanaman kedelai itu adalah tumbuhan yang tumbuh tidak lama atau dalam waktu pendek.

"Pemerintah bisa mengalokasikan penanaman kedelai misalnya ke 10 lokasi yang betul-betul tanaman kedelai dapat tumbuh baik. Selain itu pemerintah juga harus menyediakan bibit atau benih kedelai yang bagus. Bila semua itu terlaksana pasti tanaman kedelai bisa tumbuh bagus," kata Fadel.

Bila hasil yang diperoleh baik maka itu disebabkan persiapan dan kegiatan yang dilakukan juga berjalan baik. Namun bila hasil tidak baik berarti persiapan dan pelaksanaan kegiatan tidak berjalan dengan baik.

(bgs/arn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads