Visit Indonesia Year 2008 Diluncurkan di Slovakia

Laporan dari Bratislava

Visit Indonesia Year 2008 Diluncurkan di Slovakia

- detikFinance
Senin, 21 Jan 2008 20:41 WIB
Visit Indonesia Year 2008 Diluncurkan di Slovakia
Bratislava - Mengincar pasar pariwisata Eropa Tengah, Visit Indonesia Year 2008 diluncurkan di pameran terbesar pariwisata International Travel Fair (ITF) Slovakiatour 2008.

Peluncuran dilakukan Dubes RI untuk Republik Slovakia Lutfi Rauf bersama dengan Presiden Asosiasi Agen Perjalanan Slovakia Stanislava Macko dan Dubes Izodor Pociatek mewakili Friends of Indonesia.

"Secara khusus dalam rangka VIY2008, saya mengundang masyarakat Slovakia mengunjungi Indonesia untuk menikmati keunikan budaya, keindahan alam dan keramahan masyarakatnya," ujar Dubes Lutfi dalam sambutannya seperti disampaikan Korfungsi Infososbud KBRI Bratislava Wanton Saragih kepada detikcom hari ini, Senin 21/1/2008.

Acara peluncuran ditandai dengan penampilan logo VIY 2008, diiringi musik angklung dan dimeriahkan dengan Tari Piring dari Sumatera Barat dan Tari Ngarojeng dari Betawi yang dibawakan oleh tujuh penari asuhan KBRI Wina. Mereka dikirim untuk menopang KBRI Bratislava dalam misi pariwisata ini.

ITF Slovakiatour 2008 Edisi ke-14 itu berlangsung selama empat hari, 17-20/1/2008. Pameran ini diikuti 880 eksibitor dari 31 negara dengan jumlah pengunjung lebih dari 100.000 orang. Ini merupakan peningkatan dari tahun lalu (2007) yang mencatat 521 eksibitor dari 30 negara dan 62.387 pengunjung.

Di hadapan pengunjung yang memadati Paviliun Indonesia, Dubes Izodor Pociatek dan alumnus program beasiswa Dharmasiswa Kristina Nevrlova, mengungkapkan pengalaman-pengalaman indah mereka selama berada di Indonesia.

Stanislava Macko pada gilirannya menyampaikan pihaknya akan mendorong masyarakat Slovakia untuk mengunjungi Indonesia sebagai tujuan wisata unik dan eksotik, yang tidak dimiliki oleh tujuan wisata di negara lain.

Menjanjikan

ITF Slovakiatour tahun ini dimanfaatkan untuk lebih meningkatkan pemahaman masyarakat Slovakia khususnya pelaku industri pariwisata setempat terhadap potensi besar pariwisata Indonesia.

KBRI Bratislava dalam hal ini menghadirkan beberapa biro perjalanan dari Indonesia untuk melakukan terobosan pasar dan menjalin kerjasama dengan mitra mereka di Slovakia. Sejauh ini sudah puluhan biro perjalanan di Slovakia yang menjual paket wisata ke Indonesia, antara lain biro perjalanan terbesar Satur dan Bubo Travel.

Menurut Wanton, pasar pariwisata Slovakia sangat menjanjikan untuk terus digarap. Penduduk negeri yang memisahkan diri dari Ceko pada 1 Janurai 1993 ini memiliki GDP per kapita cukup tinggi: US$20,002 (2007).

Karena itu peluncuran VIY2008 pada ITF Slovakiatour 2008 tersebut sangat penting artinya. Selain eksibitor dan pengunjung yang terus tumbuh setiap tahun, juga ada peningkatan minat masyarakat Slovakia untuk menikmati wisata kelas atas, terutama setelah negeri itu menjadi anggota Uni Eropa (UE).

Wisata Laut

Ditambahkan bahwa KBRI Bratislava dalam misi itu sengaja mengusung tema wisata laut, karena Slovakia adalah negara landlock (terkurung batas daratan), sehingga masyarakatnya merindukan wisata laut.

Paviliun Indonesia didominasi nuansa laut berupa dua baliho besar masing-masing berukuran 5m x 2m dengan karakter sunset di Tanah Lot dan 4m x 2m dengan karakter Danau Batur. Ini masih ditunjang dengan brosur berbahasa Slovakia sebanyak 4.000 eksemplar yang ludes diambil pengunjung.

Pada pintu menuju paviliun terpampang gapura ukir berkarakter unik, dengan ornamen warna menyolok dan berketinggian 3,50m dan lebar 2,50m. Karena keindahan dan keunikannya, ratusan pengunjung secara bergiliran berpose di depan paviliun Indonesia untuk difoto. Selain itu juga ditayangkan video klip pariwisata Indonesia produksi Depbudpar.

Pada kesempatan itu KBRI Bratislava bekerjasama dengan KBRI Budapest/ITPC Budapest juga melakukan promosi produk teh dan kopi Indonesia dalam format tea and coffe testing, dilengkapi camilan khas Indonesia. Sampai hari terakhir pameran, tercatat ada 2.000 gelas teh dan kopi habis dinikmati oleh pengunjung.
(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads