kelas kakap. Total produksinya mencapai 147.882.204 ton
Direktur Minerba MS Marpaung menjelaskan, baru enam PKP2B yang rencana produksinya sudah disetujui.
"Ya kita baru selesaikan enam, yang lainnya belum dibahas," katanya dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (23/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
disetujui sebesar 20.304.134 ton.
Lalu PT Adaro Indonesia disetujui berproduksi 38.000.000 ton, PT Berau Coal disetujui 14.134.600 ton, PT Kideco Jaya Agung disetujui 22.000.000 ton, PT Indominco Mandiri disetujui 11.167.470 ton, dan PT Kaltim Prima Coal disetuji 46.267.000 ton.
Polemik batubara saat ini menjadi ramai karena banyak industri mengeluhkan pasokan
batubaranya.
Sementara Marpaung menilai, seharusnya industri melaporkan kebutuhan batubara mereka jauh-jauh hari sebelum para produsen menetapkan angka produksi.
"Yang namanya produksi batubara itu kah harus menggali, sekian luas tanah harus
dipindahin, nggak gampang dan tidak bisa besok selesai," tegasnya. (lih/ir)











































