Presdir GM Asia Pacific, Nick Reilly memprediksi pasar mobil dunia akan mulai dibanjiri mobil murah di level US$ 2.500-US$ 4.000 dalam beberapa tahun ke depan.
"Akan banyak mobil yang masuk dengan rentang harga US$ 2.500-US$ 4.000 terutama harga US$ 4.000, karena memang ada pasarnya," kata Reilly dalam acara breakfast meeting di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (24/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reilly mengaku tidak mudah untuk membuat mobil murah dengan standar otomotif yang ada ada saat ini. "Perlu banyak kompromi untuk performanya," katanya.
Reilly mengaku belum tahu kapan GM akan membuat mobil murah. Namun menurutnya, kini sudah banyak pabrikan lain yang mengkaji pembuatan mobil murah ini walaupun sulit untuk menandingi harga Tata Nano.
Untuk ke depan, menurut Reilly, GM sedang fokus untuk mengembangkan mobil hybrid. Karena kini banyak negara yang pemerintahannya menerapkan penghematan bahan bakar. "Kita akan mengembangkan 10 produk hybrid dalam beberapa tahun ke depan," katanya. (ir/qom)










































