Dirut PLN Eddie Widiono mengatakan, dalam rangka meminimalisasi dampak kenaikan harga minyak terhadap besaran subsidi listrik, pihaknya memerlukan beberapa dukungan kebijakan dari pemerintah.
"Dukungan itu antara lain adanya kepastian pasokan energi primer non BBM yaitu gas dan batubara, lalu kebijakan DMO untuk batubara yang mengatur kewajiban perusahaan tambang untuk memasok dan memprioritaskan sebagian hasil produksinya dan mengatur mekanisme penentuan harga untuk kebutuhan dalam negeri," tuturnya dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2008).
Eddie juga mengharapkan adanya alokasi pasokan gas dari pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan pembangkitan listrik. "PLN bersedia membeli gas dengan harga pasar asalkan waktu pengirimannya tepat, ini menjawab keraguan beberapa pihak bahwa PLN akan membeli gas di bawah harga pasar," katanya.
Eddie mengatakan, PLN akan menurunkan biaya bahan bakar dengan cara antara lain mengadakan lelang untuk pengadaan BBM.
"Lalu kami akan memanfaatkan low rank coal sebagai campuran batubara yang dipakai di PLTU batubara yang ada, dan memaksimalkan operasi pembangkit non HSD serta melakukan konversi atau MFO-nisasi, gasifikasi dan pemanfaatan biofuel," tuturnya.
PLN dikatakan Eddie juga akan mengupayakan keamanan pasokan energi primer dengan mempercepat pembangunan terminal LNG, mempercepat negosiasi pasokan gas baru dan melaksanakan hujan buatan.
(dnl/qom)











































