Alasannya, karena dengan meningkatnya harga pangan yang kini terjadi, daya beli masyarakat menjadi berkurang, pendapatan pun menurun sehingga mereka yang mengkredit motor akan kesulitan dalam membayar angsurannya.
Kredit motor itu dibiayai oleh lembaga multifinance yang sebagian pembiayaannya berasal perbankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kredit motor, subprime landing juga bisa terjadi di kartu kredit, properti dan manufaktur.
"NPL di sektor itu terus meningkat, ini sudah bahaya ada financial buble," ujarnya.
Hendri menambahkan TIB sudah memperingatkan adanya financial buble yang terlihat dari anjloknya pasar saham dan rupiah pada 2 hari lalu.
"Kita sudah mengingatkan gelombang hot money sejak Mei 2007, harga saham sudah jauh lebih mahal dari fundamentalnya, sekarang ini terjadi artificial growth di sektor perbankan," ujarnya. (ddn/ir)











































