Hal tersebut disampaikan pengamat ekonomi dari Econit, Hendri Saparini dalam jumpa pers di Kantor Econit, Jalan Tebet Barat Dalam IV No 5, Jakarta, Kamis (24/1/2008).
Namun meski terjadi pelemahan ekonomi, pemerintah tetap yakin, ekspor produk Indonesia khususnya produk-produk primer masih kuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain karena berbagai negara sudah melakukan stockpiling (penimbunan) pada 2007, perlambatan ekonomi dunia akan menurunkan permintaan. Jadi kalau dikatakan bahwa ekspor kita tidak akan terpengaruh saya tidak yakin," ujarnya
Pemerintah, lanjut Hendri daripada mengatakan ekspor tidak akan terpengaruh, lebih baik segera menyusun strategi agar ekspor Indonesia tidak betul-betul merosot tajam akibat perlambatan ekonomi.
Produk ekspor primer Indonesia menurut Hendri saat ini memiliki kontribusi 55 persen dari ekspor nasional.
(ddn/qom)










































