"Sekarang ini kita sudah mulai produksi, sehingga diharapkan kapasitas minimal 18 juta per tahun bisa tercapai,"kata Ketua Umum Asosiasi Industri Luminer Dan Kelistrikan Indonesia (AILKI) Sjahriza Manaf pada acara diskusi di Departemen Perindustrian, Jakarta, Jumat (25/01/2008).
Kapasitas produksi dari ketiga produsen tersebut diperkirakan mencapai maksimal 75 juta unit per tahun. Dengan kapasitas produksi setiap pabrik antara 18 juta hingga 25 juta per tahun. Dengan masing-masing pabrik berinvestasi US$ 10 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak mungkin menurunkan kualitas kemampuan daya tahan produk LHE kita menjadi 5.000 jam, sebab standar internasional minimal 6000 jam," ujarnya.
Sementara itu, Ketua umum Asosiasi Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo) John Manoppo meragukan kesungguhan investasi tersebut. "Enggak mungkin mereka memproduksi dalam waktu singkat seperti itu," ujar John.
Tapi ia menyambut gembira keinginan tersebut, mengingat kalau investasi itu terealisasi maka Indonesia akan menjadi salah satu produsen LHE yang besar. (arn/ir)










































