Kartel Gas akan Dibahas Juni

Kartel Gas akan Dibahas Juni

- detikFinance
Sabtu, 26 Jan 2008 12:09 WIB
Davos - Ide pembentukan kartel gas atau OPEC-nya negara-negara penghasil gas kembali mencuat. Pembentukan kartel gas rencananya akan dibahas dalam pertemuan di Moskow, Rusia Juni mendatang.

"Saya kira kita akan mendiskusikannya dalam pertemuan tingkat menteri dalam Gas Forum Juni nanti," kata Menteri Energi Qatar, Abdullah bin Hamad al-Attiyah dalam konferensi pers disela-sela World Economic Forum seperti dikutip dari AFP, Sabtu (26/1/2008).

Ia menambahkan, negara-negara anggota Gas Exporting Countries Forum (GECF) telah menunjuk tenaga ahli untuk mempelajari pembentukan kartel gas dalam pertemuan di Doha pada tahun 2007.

Negara-negara penghasil gas kini memiliki sudah memiliki organisasi non-formal yakni GCEF. Anggotanya terdiri dari 15 negara, termasuk Rusia, Iran, Qatar, Venezuela dan Aljazair, dan mengontrol sekitar 72% dari cadangan gas serta 42% produksi gas di dunia.

Diskusi soal pembentukan gas memang sudah dimulai sejak 2006 saat dua produsen gas utama dunia, Gazprom dari Rusia dan Sonatrach dari Aljazair menjalin kerjasama.

Presiden Rusia Vladimir Putin, yang negaranya merupakan pemilik cadangan gas terbesar dunia sangat tertarik dengan ide tersebut. Ia menyebut Kartel Gas sebagai ide yang menarik.

Namun diskusi mengenai Kartel Gas itu mendapat kritikan tajam dari negara-negara Barat yang sangat tergantung dari impor gas.

Indonesia sebagai salah satu produsen gas utama didunia sebelumnya mengaku tidak tertarik ikut bergabung dengan kartel gas tersebut. Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menilai pembentukan Kartel Gas itu tidak akan efektif mengontrol harga gas.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads