Hal tersebut disampaikan Menkeu Sri Mulyani Indrawari dalam peringatan HUT Pabean Internasional ke-56 di kantor pusat DJBC, Jalan Ahmad Yani, Jakarta, Senin (28/1/2008).
Tema peringatan Hari Pabean kali ini adalah The Fights Against Drugs Trafficking. Oleh karena itu penertiban dan pemberangusan obat terlarang jadi salah satu fokus DJBC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia, lanjut Menkeu, kini bukan lagi dijadikan tempat transit dari perdagangan narkoba tetapi juga sudah menjadi tempat tujuan penjualan dan tempat produksi narkoba oleh sindikat pedagang narkoba internasional.
"Kecenderungan meningkatnya penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda telah membuat kita sadar masalah narkoba merupakan masalah kelangsungan hidup masyarakat, bangsa dan negara," ujarnya.
Suasana peringatan HUT Pabean ini juga diselimuti suasana duka cita atas meninggalnya mantan presiden Soeharto. Menkeu mengajak hadirin untuk mendoakan mantan presiden kedua itu.
"Marilah kita mengheningkan cipta untuk keselamatan mantan Presiden Soeharto dan para pendahulunya," ajak Sri Mulyani.
Dalam kesempatan tersebut Menkeu memberikan penghargaan kepada 10 aparat BC yang pada Maret 2007 menggagalkan upaya penyelundupan 15 bags bahan prekursor narkoba (ephedrine) yang bernilai sekitar Rp 15 miliar. Ephedrine tersebut jika sudah diolah menjadi shabu bernilai sekitar Rp 600 miliar.
(ddn/ir)











































