Total produksi kapal Jatim pada tahun 2007 mencapai 170.000 ribu groos ton (GT) yang berasal dari 27 galangan kapal di Jatim. Sedangkan produksi kapal secara nasional 225.000 GT. Perhitungan 5 tahun kedepan, Jatim bisa mencapai 425.000 ribu GT dari perkiraan produksi nasional sebesar 500.000 GT.
"Meski demikian secara keseluruhan industri perkapalan masih belum menggembirakan. Banyak pemesan kapal yang memilih luar negeri," tutur Menteri Perindustrian Fahmi Idris ketika membuka Gedung Pusat Desain dan Rekayasa Kapal Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Selasa (29/1/2008)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penuhnya galangan kapal di luar negeri ini seharusnya dimanfaatkan oleh putra-putri bangsa untuk mengembangkan industri perkapalan dalam negeri. Karena itu akan kita dorong untuk terus mengembangkan industri perkapalan," ungkap Fahmi.
Menurutnya salah satu cara untuk mengembangkan industri perkapalan dalam negeri adalah dengan menambah jumlah galangan kapal dan mengoptimalkan galangan kapal yang sudah ada.
"Misalnya saja kemampuan PT PAL di Surabaya yang harus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pemesanan kapal," katanya.
Selain itu industri perkapalan harus bekerjasama dengan institusi pendidikan untuk mengembangkan kemampuan teknologi galangan kapal.
(bdh/arn)











































