Singapura Diduga Re-Ekspor Alat Kesehatan RI ke Arab Saudi

Singapura Diduga Re-Ekspor Alat Kesehatan RI ke Arab Saudi

- detikFinance
Rabu, 30 Jan 2008 15:43 WIB
Jakarta - Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) menemukan indikasi Singapura telah melakukan re-ekspor produk alat-alat kesehatan dari Indonesia terutama ke Arab Saudi.

Indonesia sendiri mengekspor alat kesehatan ke Singapura cukup besar hingga mencapai nilai US$ 88,75 juta di 2007.

Demikian disampaikan Kepala BPEN, Bachrul Chairi, usai MoU RI dengan Arab Saudi Adi gedung BPEN, Jl. Kramat Raya, Jakarta, Rabu (30/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita menemukan banyak beredar produk alat kesehatan Indonesia di Saudi Arabia, padahal nilai ekspor kita kesana sangat kecil, apalagi sempat terhenti pada 2005 dan 2006. Hasil penelusuran kita, masuknya produk-produk tersebut disana adalah melalui Singapura," ujar Bachrul.

BPEN mengindikasikan masuknya produk-produk kesehatan RI ke Arab Saudi dilakukan melalui Singapura. Oleh karena itu, BPEN mengadakan kerjasama langsung dengan Saudi Arabia, dengan tujuan membuka pintu masuk kesana yang selama ini tertutup.

"Singapura itu kan negara kecil, tapi ekspor produk kesehatan kita kesana mencapai US$ 88,75 juta. Bisa jadi masuknya produk kesehatan kita ke Saudi melalui Singapura. Singapura kan memang menjadi central port dan selalu melakukan re-ekspor produk-produk kita. Jadi dengan kerjasama ini, kita harapkan bisa membuka pintu ekspor kita ke Saudi," jelas Bachrul.

 Namun, BPEN menyatakan tidak dapat memberikan angka yang pasti mengenai jumlah produk kesehatan yang masuk ke Arab Saudi melalui Singapura.

"Kita tidak tahu persis angkanya. Namun indikasi kita, produk-produk itu masuk dari Singapura," ujar Bachrul. (dro/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads