"Rata-rata akan turun 5 persen," kata Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya usai RUPS Pertamina di Hyatt, Rabu (30/1/2008) malam.
Harga minyak belakangan ini memang lebih jinak, meskipun sempat terjadi gejolak di pasar bursa, nampaknya tidak berpengaruh ke harga minyak.
Apalagi setelah Bush melancarkan aksinya meminta negara-negara di Timur Tengah agar produksi minyak dinaikkan sehingga harganya bisa turun.
Sehingga meskipun rupiah sempat goyang karena gejolak pasar saham global, terbantu harga minyak yang anteng-anteng saja.
Kalaupun terjadi kenaikan harga minyak pada beberapa hari terakhir, maka akan diperhitungkan dalam harga pertengahan Februari 2008. (lih/qom)











































