Keputusan komite Senat AS itu hanya berselang sehari setelah House of Representatives AS menyetujui paket stimulus ekonomi yang diajukan Presiden Bush.
"Paket ini akan memasukkan rabat kepada 20 juta penduduk Amerika, dan juga pembayar pajak dengna pendapatan rendah dan mengesampingkan para veteran. Mereka semua akan segera membelanjakan uangnya dengan cepat dan menggerakkan lagi perekonomian," ujar Pimpinan Komite Keuangan Senat AS, Senator Max Baucus seperti dikutip dari AFP, Rabu (31/1/2008).
Paket stimulus ekonomi Bush ini sebenarnya mirip-mirip 'Bantuan Langsung Tunai' yang diberikan pemerintah Indonesia kepada masyarakat miskin, Rp 300 ribu per 3 bulan.
Nah, dalam paket stimulus Bush ini, Wajib pajak yang masuk kriteria akan mendapatkan cek dalam jumlah yang berbeda-beda. Batas penghasilan dan rabatnya pun direvisi dari usulan semula.
Untuk paket dobel akan diberikan rabat atau potongan pajak bagi penduduk dengan penghasilan hingga US$ 150.000 untuk individu dan US$ 300.000 untuk pasangan yang menikah. Jumlah rabatnya adalah US$ 500 untuk individu dan US$ 1.000 untuk pasangan yang menikah.
Rencananya, seluruh anggota Senat akan memberikan keputusannya pada Kamis (31/1/2008) waktu setempat. (qom/ir)










































