Demikian penjelasan Direktur Keuangan Pertamina Frederick Siahaan menjelaskan dalam jumpa pers di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (31/1/2008).
Perubahan bentuk ini terkait utang Geo Dipa ke Overseas Private Investment Company dan Credit Swiss sebesar US$ 460 juta. Utang itu kemudian dibayarkan pemerintah. Sehingga utang Geo Dipa pun beralih ke pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Pertamina memiliki saham Geo Dipa sebesar 65 persen dan PLN memiliki 35 persen. Dengan konversi utang ini, maka saham Pertamina dan PLN pun akan terdilusi.
"Kalau Geo Dipa jadi BUMN baru, Pertamina tinggal sekitar 3 persen," katanya.
Direktur Hulu Pertamina Sukusen Soemarinda menambahkan langkah mengangkat Geo Dipa menjadi BUMN merupakan tahap pertama. Selanjutnya semua kegiatan panas bumi Pertamina juga akan dialihkan ke Geo Dipa yang telah jadi BUMN tersebut.
Mengenai kapan rencana itu akan terealisasi, Sukusen hanya menjawab, "secepatnya". (lih/ir)











































