Pedagang Curhat Minah ke SBY

Pedagang Curhat Minah ke SBY

- detikFinance
Jumat, 01 Feb 2008 08:52 WIB
Karawang - Harga minyak tanah alias minah yang melambung terasa membebani pedagang Pasar Baru Karawang. Mereka pun mencurahkan uneg-unegnya pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Pak harga minyaknya mahal," kata salah seorang pedagang saat SBY menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Karawang, Jawa Barat, Jumat (1/2/2008).

SBY kemudian menjelaskan kondisi pasar minyak dunia. Menurut SBY, harga minyak dunia sedang tinggi saat ini. Jika mengacu dengan harga minyak dunia, seharusnya minah dijual Rp 8.000 per liter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wah mahal amat, Pak," cetus pedagang.

"Iya, tapi pemerintah menjualnya Rp 2.000. Dengan ongkos kirim, jadi Rp 2.500. Itu semua disubsidi. Tapi banyak minyak tanah yang disubsidi malah dibawa ke pabrik-pabrik. Tolong diawasi," pinta SBY.

SBY menjelaskan, setiap satu liter minah, pemerintah mengeluarkan Rp 6.000. Itu sebabnya, jumlah subsidi yang dikucurkan mencapai puluhan triliun.

"Tapi ya nggak apa-apa, ini semua untuk rakyat. Jangan sampai minyak yang seharusnya untuk rakyat malah tidak sampai," pesan SBY yang dinaungi payung warna merah oleh personel Paspampres.

SBY yang mengenakan kemeja batik biru gelap kemudian melanjutkan kunjungannya ke lokasi pengrajin tahu tempe di Jatirasa Tengah, Karawang.

(fiq/nrl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads