Minah, Beras, Tahu-Tempe Beri Kontribusi Terbesar Inflasi

Minah, Beras, Tahu-Tempe Beri Kontribusi Terbesar Inflasi

- detikFinance
Jumat, 01 Feb 2008 14:47 WIB
Jakarta - Inflasi Januari 2008 merupakan angka inflasi Januari yang tertinggi dalam 4 tahun terakhir. Kenaikan inflasi ini terjadi antara lain karena kenaikan harga bahan pangan di seluruh dunia.

Demikian disampaikan Deputi bidang Statistik BPS bidang distribusi dan jasa, Ali Rosidi dalam konferensi pers dikantornya, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Jumat (1/2/2008).

Jika dibandingkan pada Januari 2005, inflasi tercatat sebesar 1,3%, Januari 2006 sebesar 1,36% dan Januari 2007 sebesar 1,04%. Sementara Januari 2008 mencapai 1,77%.

Inflasi Januari 2008 disumbang oleh kenaikan harga beberapa komoditas. Paling besar kontribusinya adalah minyak tanah (minah) yang sumbangannya 0,35%. Sementara beras kontribusinya 0,27%, tempe dan tahu 0,16%, nasi 0,09%, tepung terigu 0,01%, mie instan 0,01%, kartu ATM 0,01%.

"Untuk harga kedelai sebagai bahan baku tempe dan tahu saya rasa harganya tidak akan terus naik karena pemerintah sudah menyiapkan kebijakan pangan," katanya.

Inflasi Januari 2008 selain karena faktor musiman di awal tahun, faktor kenaikan bahan pangan, juga terjadi karena faktor musim. Pada November hingga Januari merupakan musim paceklik.

"Tapi mulai Maret nanti di beberapa daerah mulai panen, sehingga bisa menekan harga di bawah," ujarnya.

Untuk beberapa daerah pada bulan Januari inflasinya mengalami kenaikan yang cukup tinggi seperti Makassar. Ia mencontohkan di Makassar, nasi rames naik hingga 40%.

"Nasi rames harganya mengalami kenaikan yang cukup tajam karena adanya demo Pilkada. Orang demo kan perlu makan, jadi demand naik, warung nasipun menaikkan harga," katanya.

BPS mencatat inflasi Januari sebesar 1,77%. Dari 45 kota tercatat seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Palangkaraya 5,02 persen dan inflasi terendah di Manado 0,10 persen.

Laju inflasi tahun kalender (Januari) 2008 sebesar 1,77 persen, sedangkan laju inflasi year on year (Januari 2008 terhadap Januari 2007) sebesar 7,36 persen.

Inflasi komponen inti pada bulan Januari 2008 sebesar 1,52 persen, laju inflasi komponen inti tahun kalender (Januari) 2008 sebesar 1,52 persen, sedangkan laju inflasi komponen inti “year on year” (Januari 2008 terhadap Januari 2007) sebesar 7,11 persen. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads