Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat, (1/2/2008).
"Inflasi tinggi sekali, year on year di atas 7%. Jadi ada komitmen pemerintah dengan program stabilisasi harga pangan benar-benar dilakukan," kata Burhanuddin.
BPS mengumumkan inflasi Januari sebesar 1,77%, yang merupakan inflasi Januari tertinggi dalam 4 tahun terakhir. Besarnya inflasi terutama dipicu oleh lonjakan harga-harga pangan. Untuk inflasi year on year mencapai 7,36%.
Merespons perkembangan ini, kata Burhanuddin, BI akan sangat memantau cermat perkembangan eksternal dan nilai tukar karena berpengaruh terhadap impor.
Burhanuddin berharap dalam 11 bulan kedepan inflasi bisa turun sehingga secara year on year bisa turun menjadi sekitar 6%.
Dengan perkembangan inflasi ini, maka BI juga belum bisa memutuskan apakah akan menurunkan BI Rate kembali mengikuti penurunan suku bunga AS. Rencananya, BI akan melaksanakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang akan memutuskan soal BI Rate pada Kamis, 6 Februari.
"Lihat dulu lah. Kita pause dulu karena banyak variabel yang harus kita hitung," pungkas Burhanuddin.
(qom/ir)











































