Kredit Ekspor Alutsista akan Gunakan Rupiah

Kredit Ekspor Alutsista akan Gunakan Rupiah

- detikFinance
Senin, 04 Feb 2008 19:00 WIB
Jakarta - Pemerintah memutuskan menggeser skim kredit ekspor untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menggunakan rupiah murni. Ini solusi modernisasi di tengah penghematan anggaran negara.

Arahan di atas disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai memimpin rapat terbatas di kantor Departemen Pertahanan RI, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/2/2008).

"Kredit ekspor alutsista kita geser jadi menggunakan rupiah murni agar tercapai efisiensi pembiayaan. Tentu ini perlu aturan khusus agar bisa masuk dalam sistem anggaran kita," ujar SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada saat bersamaan, pemerintah juga meneruskan kebijakan untuk mendayagunaan industri strategis nasional memenuhi kebutuhan alat pertahanan. Perlu koordinasi antar jajaran terkait sinkronisasi pengembangannya.

Presiden mengingatkan semua proyek pengadaan alutsista, secara bisnis harus punya nilai kelayakan. Industri stategis nasional juga mendapatkan pemasukan yang cukup
agar dapat tumbuh sebagaimana perusahaan lain.

"Di satu sisi kebutuhan militer dapat dipenuhi, tapi industri strategis makin tumbuh dengan mendapatkan income yang baik," ucap SBY.
  (lh/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads