SBY Ajak Parpol dan LSM Pakai Data BPS Jika Mengkritik

SBY Ajak Parpol dan LSM Pakai Data BPS Jika Mengkritik

- detikFinance
Selasa, 05 Feb 2008 11:58 WIB
Jakarta - Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan rujukan utama pemerintah dalam menyusun, intropeksi dan melakukan koreksi kebijakannya. Seluruh pihak diharapkan menggunakan sumber data yang sama jika ingin kritisi kinerja pemerintah.

Demikian kata Presiden SBY dalam sambutan membuka Rateknas 2008 BPS di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta, Selasa (5/2/2008).

"Bagi pengamat, LSM, parpol agar gunakan juga data BPS dalam melakukan kontrol dan kritik ke pemerintah. Saya welcome atas semua masukan karena pasti ada gunanya, asal berdasarkan data dan fakta yang bisa dipertangungjawabkan," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden menyatakan, sangat mempercayai data-data yang disajikan oleh BPS. Meski hasil survei yang disampaikannya tidak selalu menyenangkan, tapi bukan alasan untuk mengabaikannya lalu menggunakan data pihak lain.

Bila hasil survei menunjukkan angka yang baik, menandakan langkah pemerintah sudah tepat. Sebaliknya bila buruk, dijadikan bahan intropeksi lalu mencari penjelasan yang logis dan mengambil solusi yang tepat sasaran.

"Jangan saat angkanya baik, kita puji BPS. Tapi angkanya buruk kita marah, tuduh BPS tidak obyektif atau terima pesanan. Atau kita menggunakan data pihak lain yang tidak pernah kita pakai sebelumnya. Kita mau konsisten. Jangan buruk muka lalu cermin dibelah," tandas SBY. (lh/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads